Beranda Soal Bahasa Indonesia Soal tentang Surat Pribadi Lengkap dengan Jawaban

Soal tentang Surat Pribadi Lengkap dengan Jawaban

13
0
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga.

Berikut adalah soal-soal tentang surat pribadi.

1. Cermati ilustrasi berikut!
Salah satu keluargamu mendapat musibah kebakaran dan berharap kamu bisa membantunya. Sementara kamu sendiri hidupnya pas-pasan, berbeda dengan temanmu yang  serba berkecukupan dan sangat dermawan. Kamu ingin berkirim surat untuk meminta uluran bantuan temanmu.

Surat pribadi yang tepat berdasarkan berdasarkan ilustrasi tersebut adalah …
A. Sahabatku sekarang ini aku mendapat musibah kebakaran. Aku berharap dirimu bisa membantukku.
B. Sahabatku, salah satu keluargaku terkena musibah kebakaran, dan ia minta bantuanku. Kamu tahu kan, aku sendiri hidup pas-pasan. Kalau tidak keberatan kiranya dirimu mau meringankan beban saudaraku.
C. Sahabat hidupmu serba berkecukupan. Aku minta tolong kepadamu untuk membantu saudaraku yang terkena musibah kebakaran.
D. Sahabatku yang baik kali ini aku benar-benar butuh bantuanmu. Keluargaku terkan musibah, besar harapanku dirimu bersedia untuk membantu.

(Soal UN SMP/MTs Tahun 2015)

2. Robert akan mengunjungi Panti Asuhan Cinta Kasih di Bandung. Dia akan menyumbangkan buku-buku bacaannya. Robert bermaksud mengajak Adi, sahabatnya yang kini tinggal di kota lain.

Isi surat pribadi yang sesuai denga ilustrasi tersebut adalah …
A. Di, saya akan berkunjung ke Panti Asuhan Cinta Kasih. Kamu mau ikut tidak? Kalau mau ikut beli bukunya ya!
B. Di, ada panti asuhan yang kekurangan buku. Saya berencana mencari buku-buku yang mereka butuhkan. Kamu bisa bantu saya kan?
C. Di, saya akan ke Panti Asuhan Cinta Kasih. Saya akan menyumbangkan buku-buku bacaan. Saya harap kamu bisa menyumbang juga.
D. Di, kamu ada buku bacaan di rumah. Kalau bisa saya pinjam ya. Saya akan ke panti asuhan.

(Soal UN SMP/MTs Tahun 2013)

3. Cermatilah ilustrasi berikut!
Temanmu mengadakan pesta kebun pada hari ulang tahunnya dan menawarkan kepadamu melalui surat untuk berakhir pekan di rumahnya. Setelah membaca surat berhubungan dengan tawaran temanmu tersebut, kamu menyatakan tidak bisa hadir karena ada Persami.

Isi surat pribadi yang sesuai ilustrasi tersebut adalah …
A. Persami pasti meriah. Aku sudah bisa membayangkannya. Rugi rasanya kalau aku tidak datang. Tapi, tanggal 30 Juni itu, aku harus berangkat ke Surabaya. Ada tes untuk beasiswa pelajar di Singapura. Maaf, ya. Tapi, aku pasti datang setelah pulang dari Surabaya.
B. Senang sekali menerima suratmu, terutama tawaranmu berakhir pekan di Bogor. Jumat malam aku ke rumahmu, ya? Betul akan ada pesta kebun pada Sabtu sore? Bagaimana kalau aku bawa kue buatan Mama yang kamu suka? Sampai ketemu Jumat malam, ya.
C. Senang menerima suratmu. Pasti meriah pestamu. Aku minta maaf tidak bisa memenuhi undanganmu karena ada acara Persami di sekolah. Aku doakan kamu supaya panjang umur dan tetap semangat.
D. Aku tahu suratmu engkau nanti-nantikan, maaf baru aku balas. Aku tidak dapat memenuhi undanganmu. Menyesal rasanya tidak bisa hadir di acaramu pada pekan depan. Nenekku baru sakit keras, aku tidak berani pergi jauh-jauh. Maaf, ya.

(Soal UN SMP/MTs Tahun 2013)

4. Cermatilah ilustrasi berikut!
Irma baru saja membantu korban bencana kebakaran di kotanya. Kebetulan rumah yang terbakar itu tetangganya sendiri. Ia menceritakan pengalaman tersebut kepada Santi.

Isi surat pribadi yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
A. Irma yang baik, apa kabarmu? Semoga baik-baik ya … keluargaku juga dalam keadan baik dan sehat semua. Kita patut bersyukur kepada Tuhan.
B. Santi, sungguh ini pengalaman bagiku. Aku telah turut membantu tetanggaku yang tertimpa musibah kebakaran. Aku berbagi baju dan perlengkapan sekolah, kebetulah anak orang yang rumahnya kebakaran itu adalah teman sekolahku.
C. Irma, coba saja engkau ada di saat kejadian itu, pasti juga dapat merasakan kebahagiaan seperti yang kurasakan. Aku berhasil dalam ajang kompetisi di sekolahku.
D. Santi, kuharap engkau tidak lupa dengan janjimu. Liburan sudah kurang satu minggu lagi, rasanya tak sabar aku menunggu kehadiranmu di kampung halamanku. Aku akan ajak kamu berkeliling di desaku tercinta.

(Soal UN SMP/MTs Tahun 2013)

Kunci: B, C, C, B

Struktur Surat Pribadi

Dalam pembuatan sebuah surat pribadi, terdapat beberapa bagian yang saling melengkapi. Bagian-bagian surat pribadi tersebut antara lain:

1. Alamat dan Tanggal Penulisan Surat
Pada bagian ini pembuat surat menuliskan alamatnya secara singkat dan juga tanggal surat itu dibuat.

2. Salam Pembuka
Salam pembuka merupakan cara penulis surat memulai komunikasi melalui surat pribadi. Beberapa kata yang sering digunakan sebagai salam pembuka, misalnya:

  • Salam sejahtera
  • Asalamualaikum
  • Dear…
  • Dan lain-lain

3. Paragraf Pembuka
Kalimat di paragram pembuka biasanya berupa pertanyaan mengenai kabar si penerima surat. Misalnya,

“Hai Sofia, apa kabar? Bagaiman keadaan mu di sana, pasti sehat ya. Sudah lama tidak ketemu sama kamu, pasti kamu sudah tambah sukses sekarang…”

4. Paragraf Isi
Pada bagian ini adalah tempat dimana si penulis surat menyampaikan inti atau tujuan dibuatnya surat tersebut. Sebuah surat pribadi juga harus memiliki tujuan yang jelas dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Misalnya,

“Sofia, sahabat kecilku yang baik. Banyak yang terjadi di kampung kita sejak kamu pergi ke kota. Banyak pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, dan sekarang banyak lowongan pekerjaan di sini. Saya ingin mengajak kamu bekerja di perusahaan keluargaku yang mulai berkembang…”

5. Paragraf Penutup
Paragraf ini digunakan untuk menutup atau mengakhiri surat pribadi. Kata-kata yang sering digunakan adalah harapan, mohon diri, permintaan maaf, dan lain-lain. Misalnya,

“Sofia, sekian dulu surat saya. Jika sempat, tolong dibalas ya. Jangan lupa, sampaikan salam dari saya untuk Mama dan Papa mu…”

Adapun sistematika tersebut sebagai berikut :

  1. Tempat dan tanggal pembuatan surat, Contoh: Jakarta, 12 April 2011
  2. Tujuan/alamat surat, Contoh: Sahabatku Leona di Kota Gudeg Yogyakarta
  3. Salam pembuka, Contoh : Assalamu’alaikum Wr.Wb.,  Salam manis, Salam kangen.
  4. Pembuka surat/paragraf pembuka, Contoh: Hai, bagaimana keadaanmu sekarang? …
  5. Isi surat/paragraf isi,Contoh: Ternyata sudah tiga bulan aku pindah ke Bandung. …
  6. Penutup surat/paragraf penutup, Contoh: Nay, suratku sampai di sini dulu, ya. …
  7. Salam penutup, Contoh: Wassalamu’alaikum Wr.Wb., salam manis selalu, salam
  8. Nama pengirim dan tanda tangan, Contoh:Sahabatmu, Aisyah.

Selain memahami sistematika surat pribadi di atas, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam menulis surat pribadi, yaitu.

  1. Dalam menulis tanggal surat, Anda harus mencantumkan nama kota tempat kamu menulis surat, tanggal, bulan, dan tahun menulis surat. Penulisan tempat dan tanggal surat ini diletakkan di sudut kanan atas.
  2. Dalam menulis alamat surat, minimal Anda harus mencantumkan nama orang yang kamu tuju. Dapat juga diikuti nama kota tempat tinggalnya atau sebutan untuk kota tempat tinggalnya.
  3. Dalam menulis pembuka surat/paragraf pembuka, Anda dapat menggunakan kata sapaan khusus, seperti halo, hai, temanku yang imut, kakakku yang ganteng.
  4. Dalam menulis isi surat, Anda dapat menggunakan bahasa yang sesuai dengan keinginan, tetapi tetap memperhatikan etika dan santun berbahasa kepada orang yang dikirimi surat.
Itulah Soal Bahasa Indonesia tentang Surat Pribadi Lengkap dengan Jawaban, semoga bermanfaat.
SUPPORT !!
Dukung Blog Cah Kutawaringin agar selalu update mengenai informasi menarik dan tips & trick dengan cara meninggalkan komentar dan membagikan artikel yang telah kalian baca,
Jangan Lupa Untuk Follow Halaman Facebook Mas Anggading Untuk mlihat Update terbarunya.Follow Sekarang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here