Beranda Travelling Mengenal Sejarah dan Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Mengenal Sejarah dan Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

83
0

Selamat Datang Di Web Mas AnggadingSejarah dan Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta – Yogyakarta adalah salah satu kota budaya di Pulau Jawa yang masih sangat menjunjung tinggi moralitas dan adat istiadat serta unggah ungguh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat nya. Itu semua karena di Kota Yogyakarta sendiri terdapat sebuah kerajaan yang masih berfungsi sampai sekarang yaitu Keraton Kasultanan Yogyakarta yang di pimpin oleh Sang Raja Sri Sultan Hamengkubuwono X atau Bendara Raden Mas Herjuno Darpito.

Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Sri Sultan yang juga menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ini telah menjabat sejak tahun 1998 sampai sekarang dan akan terus berlanjut hingga beliau pensiun atau meninggal dunia. Hal ini jelas berbeda dengan Provinsi dan daerah lain di Indonesia yang menggunakan Pemilu untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur nya tiap 5 tahun sekali.

Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Alamat dan Rute Menuju ke Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Berbicara mengenai Keraton Kasultanan Yogyakarta, di kawasan Keraton Yogyakarta ini ada sebuah istana air yang sangat indah dan megah yang sangat wajib di kunjungi saat jalan-jalan di Yogyakarta. Taman Sari Water Castle atau Istana Air Taman Sari adalah salah satu bagian dari Keraton Kasultanan Yogyakarta yang terletak di Jalan Taman, Patehan, Kraton, Yogyakarta atau berada di sebelah barat daya Keraton Kasultanan Yogyakarta dan hanya dipisahkan oleh Jalan Ngasem.

Baca Juga : Camping di Pantai Sarangan GunungKidul dan Menikmati Sunset di Bukit Jujugan Pantai Sarangan

Rute menuju ke Taman Sari Water Castle sebenernya sangat mudah, kalau dari arah Mailoboro lurus ke arah selatan atau 0 Kilometer dan lurus menuju Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta. Setelah itu, ambil arah kanan menuju Jl. Ngasem dan lurus mentok sampai bertemu Pasar Ngasem. Lanjut belok kiri melewati Jalan Tamanan sejauh 100 meter. Pintu Masuk Istana Air Taman Sari ada di sebelah kanan dan di kelilingi tembog benteng berwarna putih yang menjulang tinggi.

Atau bisa juga dari Alun-Alun Selatan Keraton Yogyakarta, silahkan belok ke arah barat alun-alun melewati Jalan Patehan Lor lalu ke arah utara melewati Jalan Tamanan. Pintu Masuk Taman Sari ada di sebelah kiri atau barat.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Taman Sari Water Castle Yogyakarta

Begitu sampai di depan Pintu Masuk Taman Sari, kita akan di suguhi pemandangan yang sangat indah dan memikat hati siapapun yang melihatnya. Sebuah Gapura dengan ukiran yang sangat kompleks terpahat dengan detailnya seakan menyapa siapapun yang datang untuk segera masuk dan menjelajah keindahan Istana nya.

Baca Juga : Menikmati Golden Sunset di Bawah Pohon Abadi Gebangkoro Pantai Kesirat Gunungkidul Yogyakarta

Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta

Cukup dengan Rp 7.500 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp 15.000 per orang untuk wisatawan mancanegara, kita sudah bisa mengeksplor Istana Air Taman Sari dari pukul 09.00 WIB sampai 14.00 WIB di hari senin-minggu dan tiket kamera sebesar Rp 3.000 (segala macam kamera selain kamera Handphone).

Sejarah Taman Sari Yogyakarta

Istana Air Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Water Castle dibangun pada masa pemerintahan Kasultanan Hamengkubuwono 1 di tahun 1758-1765 Masehi. Masa pengerjaan Istana ini memerlukan waktu sekitar 9 tahun dengan total luas area 10 hektar yang membentang dari Barat Daya Kompleks Kedhaton sampai Tenggara Kompleks Magangan.

Istana Air Taman Sari sendiri mulai efektif digunakan pada tahun 1765 sampai dengan tahun 1812. Namun karena terjadi serangan oleh Pasukan Inggris di tahun 1812, sebagian besar bangunan Taman Sari hancur lebur. Ditambah terjadinya gempa bumi pada tahun 1867, komplek Taman Sari menjadi semakin tidak jelas. Hingga kini, yang bisa dilihat dan dinikmati hanya bagian barat daya kompleks Kedhaton saja.

Spot Foto Instagrammable di Taman Sari

Masjid Bawah Tanah Taman Sari adalah tempat pertama yang menjadi primadona tiap wisatawan yang datang kesini untuk mengabadikan foto. Bagaimana tidak, di tengah Masjid bawah tanah ini ada sebuah ruangan tanpa atap yang di desain dengan sangat unik dan artistik serta dapat dilihat dari segala macam penjuru dengan beberapa anak tangga yang mengarah ke satu titik.

Baca Juga : Jembatan Cinta Pantai Gesing, Gunungkidul, Yogyakarta yang Instagrammable Banget

Dahulu kala, lokasi ini di jadikan tempat adzan oleh Muadzin agar bisa terdengar ke seluruh ruangan di dalam masjid dan di luar area Taman Sari. Coba saja berbicara di tempat tersebut, pasti suara yang keluar berupa gema dan terdengar sampai ke seluruh sudut ruangan.

Masjid ini berbentuk memanjang dan melingkar berupa lorong di bawah tanah. Ya, Masjid ini benar-benar unik dan nyentrik karena terletak di bawah tanah area Taman Sari. Untuk bisa masuk kesini, kita bisa menyusuri jalan dan sedikit keluar dari Istana Air. Akan ada jalan atau pintu kecil menuju ke arah bawah tanah.

Harap bersabar dan antri saat berfoto disini karena tempat ini tidak pernah sepi pengunjung. Tiap menit, bahkan tiap detik akan ada orang mengisi dan berfoto di tempat tersebut. Ingat, budayakan antri dan hargai orang lain.

Spot foto selanjutnya berada di dalam kawasan Istana Air yaitu Kolam buatan, jembatan dan danau buatan yang sangat indah dan menakjubkan. Warna air yang biru dan sangat jernih seakan menjernihkan segala macam pikiran kita yanv sufah kacau akibat pekerjaan dan hal-hal lainnya. Urungkan niat untuk nyebur ke dalam kolam tersebut karena kolam ini bukan lah kolam renang dan tidak di perkenankan bermain di dalamnya.

Menurut sejarah, kolam tersebut adalah tempat pemandian Putra-Putri Raja Kasultanan Yogyakarta pada jaman dahulu kala. Di area ini juga ada kamar dan ruangan milik Putra-Putri Raja Yogyakarta yang dahulu ditinggali.

Nah itulah Pesona Istana Air Taman Sari Yogyakarta, apakah di antara kalian ada yang tertarik ingin pergi kesana ? Jika iya mungkin yang ada di luar kota Yogyakarta harus mengumpulkan uang terlebih dahulu untuk bisa pergi ke tempat ini. Untuk lebih lengkapnya lagi kalian bisa baca seputar travelling di Gembel Plesir.

SUPPORT !!
Dukung Blog Cah Kutawaringin agar selalu update mengenai informasi menarik dan tips & trick dengan cara meninggalkan komentar dan membagikan artikel yang telah kalian baca,
Jangan Lupa Untuk Follow Halaman Facebook Mas Anggading Untuk mlihat Update terbarunya.Follow Sekarang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here