Pengertian Wawancara serta Jenis Dan Tahapannya

Posted on
Pengertian Wawancara serta Jenis Dan Tahapannya. Wawancara merupakan sebuah dialog yang dilakukan oleh pewawancara dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti untuk memperoleh informasi dari responden yang di wawancara. Wawancara merupakan satu teknik pengumpulan data dengan cara lisan terhadap responden, dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah disediakan.

Definisi Wawancara

Menurut Moleong wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu percakapan itu dilakukan dengan dua belah pihak yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu.

Menurut Esterberg bahwa “a meeting of two persons to exchange information and idea through question and responses, resulting in communication and joint construction of meaning about a particular topic”. Wawancara adalah merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.

Dikutip dari wikipedia. Wawancara (interview) adalah merupakan percakapan dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dengan tepat dari narasumber yang terpercaya.

Menurut Charles Stewart Dan W.B. Cash. Wawancara adalah suatu proses komunikasi yang dipasangkan dengan sebuah tujuan serius dan telah ditentukan dan dirancang untuk bertukar perilaku dan didalamnya melibatkan tanya jawab.

Jenis Wawancara

  1. Wawancara Bebas. Dalam hal ini pewawancara bebas menanyakan apa saja kepada responden namun pertanyaan tersebut harus berhubungan dengan data-data yang diinginkan.
  2. Wawancara terpimpin. Dalam hal ini pewawancara sudah dibekali dengan daftar pertanyaan yang lengkap dan terperinci
  3. Wawancara bebas terpimpin. Dalam hal ini pewawancara mengombinasikan wawancara bebas dengan wawancara terpimpin yang mana dalam pelaksanaannya pewawancara sudah membawa pedoman tentang apa-apa yang ditanyakan secara garis besar.

Tahap Melakukan Wawancara

  1. Menetapkan kepada siapa wawancara itu akan dilakukan
  2. Menyiapkan pokok-pokok masalah yang akan menjadi bahan pembicaraan
  3. Mengawali atau membuka alur wawancara
  4. Melangsungkan alur wawancara
  5. Mengkonfirmasikan ikhtisar hasil wawancara dan mengakhirinya
  6. Menuliskan hasil wawancara ke dalam catatan lapangan
  7. Mengidentifikasi tindak lanjut hasil wawancara yang telah diperoleh.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *