Beranda Materi Biologi Pengertian Metabolisme Lipid Dan Prosesnya

Pengertian Metabolisme Lipid Dan Prosesnya

14
0
Pengertian Metabolisme Lipid Dan Prosesnya | Seperti yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya, bahwa metabolisme merupakan semua proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu metabole yang artinya “berubah”. Proses metabolisme ini melibatkan berbagai reaksi kimia. Reaksireaksi tersebut memerlukan energi. Dari manakah energi didapatkan?

Sumber energi utama bagi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi berasal dari energi matahari. Energi matahari tersebut digunakan oleh produsen, seperti tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Melalui fotosintesis, energi diubah menjadi senyawa berenergi seperti ATP.  ATP digunakan langsung oleh tumbuhan atau disimpan dalam bentuk karbohidrat. Karbohidrat tersebut selanjutnya dapat diubah dan disimpan dalam bentuk lemak, protein, dan senyawa organik lainnya.

Metabolisme dalam makhluk hidup dapat dibedakan menjadi katabolisme dan anabolisme. Katabolisme adalah proses penguraian atau pemecahan senyawa organik kompleks menjadi senyawa sederhana. Dalam proses katabolisme, terjadi pelepasan energi sebagai hasil pemecahan senyawa-senyawa organik kompleks tersebut. Adapun anabolisme adalah proses pembentukan atau penyusunan senyawa organik sederhana menjadi senyawa kompleks. Kebalikan dari katabolisme, proses anabolisme ini memerlukan energi. Nah dalam artikel kali ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai metabolisme lipid atau yang sering disebut dengan metabolisme lemak.

A. Pengertian Metabolisme Lipid

Seperti halnya karbohidrat dan protein, lemak juga dapat digunakan sebagai sumber energi. Bahkan, lemak pada hewan digunakan sebagai penyimpanan energi yang sewaktu-waktu dapat digunakan.
“Metabolisme lipid atau lemak adalah proses dimana asam lemak dicerna, dipecah untuk energi, atau disimpan dalam tubuh manusia untuk penggunaan energi dimasa depan.”

Lemak sangat baik digunakan sebagai sumber energi selular karena lemak memiliki rantai karbon yang lebih panjang sehingga berenergi lebih tinggi. Sebelum digunakan, sel menghidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol, kemudian gliserol diubah menjadi 3 fosfogliseraldehid dan memasuki jalur glikolisis. Asam lemak dipecah menjadi dua rantai karbon yang masuk ke siklus Krebs sebagai asetil koA. Melalui jalur-jalur tersebut, satu gram lemak memberikan ATP lebih banyak daripada karbohidrat dan protein. Satu gram lemak mampu menghasilkan 9 kkal energi.

B. Proses Metabolisme Lipid

Metabolisme lipid atau lemak berlangsung di dalam hati atau hepar. Dilakukan oleh enzin lipase yang terdapat dalam getah usus dan getah pancreas. Lipid yang kita peroleh sebagai sumber energi untamanya adalah berasal dari llipid netral, yaitu trigliserid. Hasil pencernaan lipid adalah asam lemak dan gliserol, selain itu juga ada yang masih berupa monogliserid.
Sebagian besar asam lemak dan monogliserid tidak larut dalam air, jadi akan diangkut oleh miselus atau yang biasa disebut dengan emulsi lemak, dan dilepaskan ke dalam sel epitel usus. Di dalam sel ini asam lemak dan monogliserida akan segera dibentuk menjadi trigliserida (lipid) dan berkumpul membentuk gelembung yang disebuut dengan kilomikron. Kemudian kilomikron akan ditransportasikan melalui pembuluh limfe dan bermuara di vena kava dan bersatu dengan sirkulasi darah. Setelah itu kilomikron akan ditransportasikan menuju hati dan jaringan adipose.
Di dalam sel – sel hati dan jaringan adipose inilah kilomikron akan dipecah menjadi asam – asam lemak dan gliserol. Selanjutnya asam – asam lemak dan gliserol tadi akan dibentuk kembali menjadi simpanan trigliserida. Jika sewaktu – waktu  kita membutuhkan energi dari lipid, maka trigliserida ini akan dipecah lagi menjadi asm lemak dan gliserol. Proses pemecahan lemak jaringan ini dinamakan lipolisis. Asam lemak tersebut ditransportasikan oleh albumin ke jaringan yang memerlukan dan disebut sebagai asam lemak bebas.

C. Fungsi Lipid dalam Tubuh

Pada umumnya lipid merupakan konduktor panas yang jelek, sehingga lipid dalam tubuh mempunyai fugsi untuk mencegah terjadinya kehilangan panas tubuh. Selain itu lemak juga mempunyai fungsi untuk melindungi organ – organ tubuh tertentu dari kerusakan akibat benturan atau goncangan, sebagai sumber energi, dan sebagai pelarut vitamin A,D,E,dan K.
Itulah tadi penjelasan dari proses metabolisme lipid atau lemak yang terjadi daam tubuh kita. Semoga artikel ini menambah pengetahuan kita akan tubuh kita sendiri dan menambahkan keimanan kepada Allah yang menciptakan kita di muka bumi ini.
Terima Kasih Telah mengunjungi Blog Cah Kutawaringin. Terus Dukung Blog Cah Kutawaringin Dengan Cara Like Fanspage Cah Kutawaringin. Dan Jangan lupa Berkunjung Ke Blog Dundik.xyz untuk melihat Artikel lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here